Dear diary,
Hari ini sepertinya sama saja dengan hari-hari yang kemarin. Mamah masih sakit, dan pagi tadi Mamah pergi ke sekolah untuk penerimaan gaji PNS. Tapi ada satu yang beda. Nanti Mamah dan Papah pergi ke Tarutung. Kata Mamah ada pesta keluarga. Aku dan kakak sudah melarang Mamah pergi, tapi gak berhasil.
Tiap pagi, aku dan kakak harus cepat bangun, biar bisa masakin sayur untuk serapan Mamah.
Menurut surat dokter, dalam 1/2 tahun ini, Mamah gak boleh kerja yang berat-berat, Trus'z gak boleh terlambat makan.
Oh iyya, Aku kdatangan tamu. Dia anak bibiku. Dia ingin daftar ke sTm. Siang nanti, kakak dan adik pergi lagi ke pasar. Aku ingin ikut sih, tapi kakak bilang aku harus jaga rumah. Yah, ngebosenin lagi deh.
Hari ini sepertinya sama saja dengan hari-hari yang kemarin. Mamah masih sakit, dan pagi tadi Mamah pergi ke sekolah untuk penerimaan gaji PNS. Tapi ada satu yang beda. Nanti Mamah dan Papah pergi ke Tarutung. Kata Mamah ada pesta keluarga. Aku dan kakak sudah melarang Mamah pergi, tapi gak berhasil.
Tiap pagi, aku dan kakak harus cepat bangun, biar bisa masakin sayur untuk serapan Mamah.
Menurut surat dokter, dalam 1/2 tahun ini, Mamah gak boleh kerja yang berat-berat, Trus'z gak boleh terlambat makan.
Oh iyya, Aku kdatangan tamu. Dia anak bibiku. Dia ingin daftar ke sTm. Siang nanti, kakak dan adik pergi lagi ke pasar. Aku ingin ikut sih, tapi kakak bilang aku harus jaga rumah. Yah, ngebosenin lagi deh.




Komentar
Posting Komentar